Rata-rata ?

Pernahkah kalian merasa menjadi orang rata-rata ? Memiliki kemampuan rata-rata, karakter rata-rata, semua serba rata-rata. Menjadi rata-rata itu terkadang membuat kita merasa sesak dan kurang berani menghadapi dunia.

Ingin keluar dari dunia yang namanya rata-rata. Tetapi terkadang kita merasa terbatas dengan kemampuan kita yang memang rata-rata.

Saya pribadi sangat menyukai membaca buku, dan sangat ingin menjadi penulis. Tetapi saya terkadang terbentur dengan kemapuan berbahasa yang rata-rata, orisinill ide yang rata-rata, kemampuan mendeskripsikan yang rata-rata, rasanya lelah berjalan dalam dunia rata-rata.

Its real, tidak semudah kata-kata bijak untuk merealisasikan bahwa kita bisa menjadi apa yang kita mau dan menjadi kepala dan bukan ekor.

Saat inipun saya sedikit meluangkan waktu dari pekerjaan dan mencoba mencurahkan rasa yang sulit terungkap ini. Betapa ingin melakukan sesuatu yang spectakuler bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk orang lain. Tetapi saat mulai terdiam, merenungi keinginan dan fakta, terbersit juga pertanyaan-pertanyaan untuk diri sendiri.

Spektakuler itu apa ? Menjadi luar biasa itu apa ? Memang harus bagaimana supaya “great” .

Dalam kebingungan, berbekal kata kata pengharapan  yang sering saya dengar dan saya baca, saya mencoba menembus kerata-rataan tersebut.Simple saja;lakukan bagian kita dengan sebaik-baiknya dan  semaksimal mungkin, libatkan Tuhan dan tetap rendah hati dan bukan rendah diri. Saat kita mulai setia mengerjakan setiap bagian kita, maka tanpa kita sadari ada kesempatan-kesempatan yang lebih besar yang Tuhan percayakan. Terkadang kita merasa beban itu terlalu berat, tapi itu cara Tuhan agar kita berjuang lebih keras untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Dia tidak ingin kita menjadi biasa-biasa saja, sehingga terkadang Dia seperti terlihat memaksa kita melakukan perkara perkara sulit, dan diperhadapkan dengan masalah-maslah berat. (Ingat: kategori biasa-biasa saja itu relatif. Silahkan nilai sendiri 🙂 )

Jadi saat kita berserah (bukan pasrah ) melakukan apa yanng bisa kita lakukan, Allah akan membantu kita membuka pintu-pintu untuk menembus dunia rata-rata. Dia akan membuat kita berada pada posisi yang kelihatannya sulit, yang mau tidakmau kita harus belajar berjuang, survive dan semakin berpegang teguh padaNya. Jika kita setia day by day maka tanpa kita sadari kita akan menjadi peribadi yang lebih baik.

Jika kita merasa terlahir tidak dengan talenta yang luar biasa, jangan kuatir Tuhan punya bagian untuk kita, hanya kita mau atau tidak itu saja. Proses itu menyakitkan dan tidak enak, tetapi semua itu adalah baik adanya.

kalau tulisan ini kacau dan membuat anda bingung dengn tulisan ini jangan heran, karena saya sedang belajar untuk menulis dan berusaha menembus kerata-rataan saya. :D.

Banyak to do list yang saya harus lakukan , banyak yang harus dibenahi dan ada banyak hal juga yang harus saya syukuri. Dalam keadaan apapun, air mata dan tawa semuanya kelak akan berlalu, tetapi kasih Tuhan tidak pernah berlalu. Jadi ayo kuat bersama Tuhan, dan mari saling menyebarkan kasih satu dengan yang lain. Tapi ingat baik tidak bodoh, tetaplah belajar dan meminta menjadi bijak.

Yeah .

Vince Hutagalung

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: