BUNIAYU – HORIZONTAL CAVE

Gua ? Sebenarnya gua bukanlah tempat yang sebelumnya menarik buat saya. Tetapi beberapa kesempatan memasuki gua membuat saya mulai menyukai dan berani masuk gua.Saya mulai bisa menikmati masuk gua tersebut. Takjub di dalam gua bisa ada sungai, tebing, rekahan, jurnag, danau berbagai aneka bebabatuan.

Gelap memang, tetapi cahaya dari hedlamp cukuplah. Terkadang gelap tidak semengerikan yang dibayangkan ketika dimasuki.

Kali ini saya pergi ke buniayu tidak memakai Jasa Tour. Saya berangkat sendiri, kebetulan ada teman yang mau kesana juga. Karena kehabisan kereta maka kita mencari jalur alternatif .

Kita berangkat dari Jakarta naik kereta sampai stasiun Bogor. Kemudian dari Stasiun Bogor naik angkot ke Baranangsiang. (Rp.4000).

Dari Baranangsiang naik bis yang menuju terminal Sukabumi (Rp.25.000). Sesampainya di terminal Sukabumi jalan dulu ke Ramayana (Hanya ada 1 Ramayana disana). Kemudian dari Ramayana naik angkot menuju Jubleg (Rp.10000). Kemudian dari Jubleg naik angkot menuju Buniayu (Rp.10.000 ).

Untuk pulang silahkan dilakukan hal yang sama , tetapi dimulai dari Buniayu ke Jubleg dst.

Selagi menaiki angkot kita menanyakan kepada penduduk mengenai gua Buniayu.Penduduk setempat tidak terlalu mengenal nama Buniayu dengan nama Buniayu, tetapi lebih mengenalnya dengan nama Gua Siluman.

Sewaktu ditanyakan kenapa dinamakan Gua Siluman, mereka tidak mengetahui kenapa namanya Gua Siluman.

Sesampainya di Buniayu, kita langsung pesan mie instan. Ternyata kelupaan makan, jadinya lapar luar biasa.Untung saya sudah sangat membatasi komsumsi mie instan.

Karena ngeteng naik angkutan umum, kita jalan kaki dari gapura Buniayu sampai ke Buniayu, mungkin sekitar 1 km perjalanan ya.

Saya suka dengan jalan masuknya. Sejuk dan Hijau.

IMG_0022

Tak lama kita disambut gerimis dan hujan deras. Akhh kita terancam ga bisa masuk gua. Gua berbahaya jika dimasuki kalau hujan. Ya tapi kita tidak putus harapan, kita cari penginapan di rumah penduduk terlebih dahulu, lalu mulai cari informasi mengenai masuk gua.Setelah dapat penginapan kita beristirahat dan menikmati suasana sejuk sehabis hujan.

Untuk mengisi waktu kita coba mancing. Dapat tapi ikannya kecil-kecil :).

Setelah bosan, akhirya kita mulai lapar kembali, Karena si bapak yang memberikan penginapan tidak punya bahan untuk dimasak, kita coba cari ke warung. dan ternyata di warung juga tidak ada sayur ataupun ikan. Hanya ada telur dan mie instan. Akhirnya kita membeli telur, mie instan dan minta daun singkong kepada bapak penginapan.

Kita meminjam dapur si bapak. Masak dengan tungku dan kayu bakar.

Menu malam adalah : Telur dadar , Mie Instan + daun singkong. Cukup nikmat saat dinikmati sedang lapar.

Wujud si Mie Instan dan Daun Singkong

Wujud si Mie Instan dan Daun Singkong

Selesai makan, kita beristirahat dan mulai bertanya pada sang guide gua. Akhirnya kita akan bisa masuk gua pukul 22.00 Malam. Okeh, waktu diantaranya saya pakai untuk beristirahat dan ngobrol.

Kita tanyakan kepada anak bapak si pemberi kita penginapan, mengenai hal kenapa gua ini dinamakan gua siluman. dan dia bilang karena dulu disini merupakan kampung siluman. Wah, what a news. Tetapi dia tidak bisa menceritakan detailnya.Tetapi waktu saya tanyakan kepada kang Ucok sang guide dia bilang karena gua ini dipakai sebagai syuting film gua siluman.

Iseng lagi saya tanyakan. Kenapa massuk gua harus 5 orang ? Saya pikir itu hanya demi alasan ekonomis tetapi jawaban si akang membuat saya sedikit takjub.

Kang Ucok cuma bilang ” Oh , itu supaya kalau ada yang terluka atau ada ada hal lain terjadi di dalam gua, ada yang bisa pergi keluar memberitahukan situasi di dalam gua dan ada juga yang  bisa merawat yang terluka. Wow, simple dan sangat logika sekali ya teman.

Akhirnya, jreng..jam 22.00. Waktunya masuk gua. Karena musim hujan, cuaca tidak tersa dingin dan sejuk.

Gelap? Pasti lah ya. Pakai-pakai perlengkapan dan 22.10 akhirnya kita mulai masuk ke dalam gua horizobtalnya.

Cantik. Itu kala saya melihat dinding-dinding gua. Bahkan saya terkadang malas utnuk mengambil foto karena ingin menikmati pemandangan sepuasnya.Karena gelap terkadang foto yang diambil tidak sesuai dengan aslinya.

IMG_0082 IMG_0130 IMG_0137

Narsis sedikit boleh ya.

Narsis sedikit boleh ya.

Salah satu bentukan ornamen gua

Salah satu bentukan ornamen gua

Puas berjalan-jalan di dalam gua dan menikmati pemandangannya. Saya lupa kalau ini sudah malam. Akhirnya kita selesai bermain malam di gua. Saya mah murni  main untuk menikmati alam, tidak ada maksud-maksud lainnya.

Apalagi berkaitan dengan uji nyali dan cari hantu. Haduh itu mah jauh-jauh lah ya.

Akhh…pukul 24.00 kembali ke penginapan. Bersih-bersih dan langsung beristirahat persiapan untuk caving vertikal keesokan harinya.

Vince Hutagalung

Advertisements

2 Responses to “BUNIAYU – HORIZONTAL CAVE”

  1. JIaa… si Penghuni Gua, wkk..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: