Gunung Gede – Melatih Tawa Dalam Letih

P1140496

Yang selalu kita jumpai ketika kita naik gunung adalah diri kita sendiri.Kita akan bertemu dengan diri kita sendiri ketika kita kelelahan atau lapar atau merasa dingin.Mudah bagi kita tidak marah, bersyukur tersenyum dan menolong teman kalau kita dalam keadaan baik. Tetapi capek bisa membuat kita terkadang menajdi egois dan pemarah.

Ke gunung gede kali ini kita naiik dari gunung  putri. KIta mulai masuk lokasi gunung gede pukul 14.00.kita berangkat dari Jakarta pukul 15.00. Sewaktu di Ciawi kita terkena macet, sehingga kita baru berangkat dari Ciawi pukul 20.00.

Intinya akhirnya kita sampai ke pos untuk masuk ke Gunung Gede dari Gunung Putri. Menurut saya medan gunung gede dari gunung putri ini cukup berat. Tiidak terhitung berapa kali kita beristirahat, bahkan setiap naik 7 menitan saya harus berhenti beberapa detik untuk menarik nafas.

Malam itu langit cukup terang dan cerah. Kita bersyukur berarti hujan tidak akan datang. Baru awal sudah sedikit engep temans, tapi menegeluh bukanlah solusi. Yang perlu kita lakukan ketika merasa lelah, sakit, haus atau butuh istirahat adalah berkomunikasi  ke seluruh tema/teman-teman kita . Jangan bersungut-sungut membuat seluruh team yang sudah capek tambah capek. Lebih baik minta istirahat jika memang sudah terlau capek. jangan juga diam saja, karena tidak enakan pada teman, Karena jika terjadi sesuatu pada kita teman se team juga yang akan pontang panting.

Pukul 02.00 pagi kita mulai masuk ke kawasan gunung putri. Pukul 04.00 kita sampai di pos 2. Akhirnya kita putuskan istirahat dan tidur di Pos 2. AKhirnya kita gelar matras dan tidur disini. Dinginnya  ampun dah temans.Maka pastikan bawa perlengpakan komplit ya. Jaket, kaos kaki, kupluk dan jangan bawa jaket abal-abal.

Pukul 06.00 pagi kita bangun dan mulai begerak lagi naik, dan meninggalkan pos 2.

P1140329 P1140336 P1140358 P1140377

Kalau berjalan walau cuaca dingin, kita berkeringat. Tapi jika diam, dinginya ampun-ampun dah.

Sepanjang jalan saya benar-benar harus mengajak berbicara tubuh saya.Saya harus bisa mengajajk tubuh saya bekerjsama dengan rasa capek.

Pukul 09.00 akhirnya sampai pada tanda tulisan gunung gede.dan dari tanda ini, ternyata untuk sampai di Surya Kencana pukul 12 Siang. 4 Jam kemudian haha. Cukup melelahkan. Tapi benar-benar menyenangkan temans. Tawa, saling membantu membuat perjalanan jadi semakin mudah. Beruntung buat saya, karena 95 % teman saya yang berangkat adalah pria, maka tenda dan perkakas berat lainnya saya tidak bawa. Saya hanya membawa carier saya sendiri.Itu saja saya sudah cukup merasa lelah. Tapi kata mereka saya tidak manja :). Saya gembira tentunya. HAHAHA

P1140442

Akhirnya kita mulai bergerak kembali pelan-pelan. JIka capek istirahat. Karena naik gunung bukan hanya sekedar berapa cepat sampai puncak, yang terpenting adalah kita sampai di puncaknya.

Pukul 12.00 Siang akhirnya kita sampai Surya Kencana dan disambut dengan hujan. Kita segera mencari tempat untuk mendirikan tenda. Saya terduduk sebentar ketika teman-teman  mendirikan tenda. Dan tanpa saya sadari saya tertidur sambil duduk, sampai mereka membangunkan saya untuk tidur di tenda.

Saya beruntung mereka tau saya lelah luar biasa. Saya menemani mereka dan membantu sedikit-sedikit membagun tenda.Kemudian masuk tenda,ambil sleeping bag dan tertidur. Saya tidak mendengar apa-apa lagi. Ketika terbangun pukul 18.00 2 tenda sudah berdiri, air sudah diambil. Padahal saat itu kabut tebal dan angin kencang, tetapi mereka tetap ambil air dari sumber air.

Karena saya tau mereka lelah dan kedinginan dan saya sudah segar akhirnya saya langsung masak air dan mie untuk kita. Kemudian kita makan, tertawa-tertawa, tebak-tebakan , cerita ngalor ngidul sampai akhirnya lelah dan memutuskan tidur malam itu.

Rencana awal seharusnya kita cuma istirahat sebentar saja di SurKen.Langsung naik puncak gede, dan turun lewat Cibodas nenda di Kandang Badak, agar sempat singgah di Cibereum. Tapi karena hujan , kabut tebal dan angin kencang kita mutuskan nenda di Surken dan  pagi baru naik ke Puncak.

Pagi harinya ketika bangun saya melihat hamparan Edelweis terhampar Indah di Surya Kencana.

Kita masak dan makan pagi, bongkar tenda. ambil persedian air minum dari mata air dan siap berangkat ke Puncak Gede.

Dari Surya Kencana ke Puncak Gede memakan waktu sekitar 30 menit naik.

P1140476 P1140481 P1140486 P1140489 P1140518P1140532

Sampai di puncak Gede, agak sedih lihat betapa banyaknya  sampah yang ditinggalkan para pandaki tidak bertanggung jawab. Sampai di atas Kabut tebal sekali, kita tidak bisa lihat apa-apa. Ini adalah sedikit foto jalan turun yang bisa saya ambil.

P1140582 P1140585 P1140586 P1140598 P1140607

Nah setelah ini  jalannya menurun sampai bawah temans. Untuk turun lebih enak lari, capeknya tidak terlalu terasa.

Kita berhenti  sebentar di Kandang Badak .

P1140609

Kita juga melewati air terjun tidak bernama. 🙂

P1140613 P1140614

Ini  bukann Cibereum ya temans.

P1140559 P1140606 P1140615

Pukul 17.00 sampai di pos. Rasnya lega dan tentu capek luar biasa. Apalagi saat itu kaki saya terkilir ketika sekitar 1 jam akan sampai di pos. Saya tetap memakai kaki saya jalan pelan-pelan. Bengkak.Tapi senang luar biasa juga karena sampai.

Banyak pelajaran yang didapat setiap  naik gunung.Pukul 24.00 akhirnya sampai DI Jakarta.

Saya langusng tidur begitu sampai di kosan, dan keesokan harinya badan serasa habis diinjak-injak gajah. Kaku . Jadilah saya ke kantor agak sedikit terpincang-pincang.Fisik boleh capek tapi pikiran tenang plong :).

Itu saya cerita dari Gunung Gede ya temans.

Selamat Bermain.

Salam

VInce Hutagalung.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: