Cirebon – Yes, Please take my one hundred Thousand.

IMG_0355

Salah satu spot di Taman Sari, Gua Sunyaragi. Sebelum saya menceritakan tentang tempat-tempat yang saya kunjungi di Cirebon, saya mau cerita tentang perjalan pulang dari Cirebon :). Kenapa ? Karena saya kesal sekali sewaktu pulang dari Cirebon.Kesal kepada calo yang ada di terminal Cirebon. Jadi, begini ceritanya temans, malam itu sekitar pukul 20.00 perjalanan saya (dengan Karin) mengelilingi cirebon selesai. Karena keesokan harinya saya harus kerja, saya harus kembali ke Jakarta. Teman saya karin, menginap semalam lagi di Cirebon, karena masih ada penelitian di tempat itu.

Akhirnya saya ke terminal Cirebon . Saya jalan masuk dong temans ke dalalam terminal, mau beli tiket bus di dalam(biar resmi). TIba-tiba ada seorang pemuda yang teriak-teriak panggil saya dan bilang beli tiketnya harus di dia. Saya bilang, saya mau beli di dalam dan ya ampun tetiba saya sudah dikelililingi oleh 3 orang lelaki.  Semua sudah habis, tinggal yang ada di saya kata pemuda satunya. Saya masih berusaha keluar dari lingkaran mereka. Mana sepi lagi itu  terminal. Dan si pria mulai teriak-teriak membentak saya. Okeh, saya beli dari sini , kata saya. Cari aman, karena saya takut kenapa-kenapa.Setelah saya membayar sejumlah uang, si pemuda tak bertanggung jawab itu bilang ” Mbak, kurang 100.000 lagi katanya”. Saya spontan kaget daa bilang “lah tadi saya sudah kasi uang pas loh.”. Dia bilang “enggak mbak, tadi mbak kasi seribu rupiah”. Saya sudah emosi, tapi karena mereka bertiga mengepung saya, saya berikan saja maunya dia.

Tetiba saja dia , ambil uang seenaknya dari dompet saya. Dia pandangai saya lama, saya pelototin balik. “ini donpet saya, jangan sembarangan” kata saya sambil memukul tangannya. Dia sedikit kaget karena dia pikir saya tidak sadar dia berusaha ambil uang dari domnpet saya. Setelah saya bayar uang yang mereka minta saya mau naik ke bus, lagi-lagi tidak mereka ijinkan, Dan mereka suruh saya naik ke bus yang mereka suruh. Agak takut sih, tapi kemudain saya naik.

Sesampainya di bus saya terhenyak. Tutup mata sebentar dan kemudian saya berasa marah. Saya turun sebentar (Saya berani karena di tempat itu sudah rame. Saya jumpai mas-mas yang nipu dan coba ambil dompet saya

“Mas, saya tau loh, mas kerjain saya. Uang saya tidak kurang 100.000 kan? Uang saya sudah pas kan sebelumnya?. Tapi gpp mas, semoga uang tersebut jadi berkat ya mas. Oh, ya jangan sampai uang masnya hilang lebih banyak karena sering ngerjain orang”

Saya bergegas naik dan masnya diam masa bodoh liatiin saya.

Sepanjang jalan saya bersyukur aman-aman saja, tapi juga kesal karena dibohongin. Rasanya pengen mention Pemda Cirebon rasanya.

Jadi temans hati-hati ya jika sndirian Sebisa mungkin jangan ketauan kalau temans sedang jalan sendirian :). Saya sekarang juga sudah jauh lebih berhati-hati dari sebelumnya jika jalan sendiri.

Udah ah, kita tinggalkan soal mas-mas cirebon yang  jahat itu.

Jadi saya ke Cirebon, selain keliling kota Cirebon juga bertemu dengan teman saya Karin.

Perjalan kita mulai dengan mengunjungi Keraton Kasepuhan. Keraton ini cukup luas dan hijau.Pasti dulu tempat ini megah karena terlihat dari sisa-sisanya sekarang.

2014-05-27 09.15.30-12014-05-27 09.40.372014-05-27 09.27.182014-05-27 09.22.17

Kuda, Jerapah terbuat dari kayu

Kuda, Jerapah terbuat dari kayu

Hiasan dinding keraton, dari kermaik, berupa piring-piring kecil.

Hiasan dinding keraton, dari kermaik, berupa piring-piring kecil.

Setelah berkeliling di Kasepuhan, kita ke Keraton Kanoman. Tidak begitu jauh dari Kasepuhan, tapi kalau jalan kaki lumayan jauh temans. Mana panas sekali Cirebon itu temans.

2014-05-27 09.57.38-1 2014-05-27 10.05.39-1

Untuk masuk ke kawasan Kanoman, teman harus melewati seperti pasar tradisional temans. Jalan lurus aja dan temans akan bertemu dengan gerbangnya.

Setelah kita berkeliling dan ngiup sebentar dari panasnya Cirebon, kita naik becak. Kita mau ke Mall Grage. Mau mencoba makan Nasi Jamblang di depan Grage.Katanya enak, ya memang enak sih Temans.Kita juga singgah di Gramdia, kebetulan lagi ada discount.

Setelah itu kita ke Taman Sari, Gua Sunyaragi. Karena sudah sore, Cirebon jadi  tidak terlalu menyengat, dan berjalan-jalan di taman sari ini jadi enak.Saya banyak kehilangan record foto, karena kerusakan HP dan Hardisk.

Ini salah satu view di Taman Sari.

2014-05-27 15.45.14-1

Setelah dari tempat ini kita masih sempat jalan-jalan ke Pelabuhan (lupa nama pelabuhannya ), dan singgah di sibuah klenteng tua kecil.

O, ya temans, hampir terlewat siangnya sehabis dari Kanoman kita ke Batik Trusmi dulu. Liat-liat Batik :).

AKhirnya capek dan tiba saatnya berpisah dengan Karin dan kembali ke Jakarta.

Dan menghadapi mas-mas nyebelin di terminal.

Oke, itu saja cerita dari Cirebon ya temans.

Selamat Bermain,

Salam

Vince Hutagalung.

Advertisements

4 Responses to “Cirebon – Yes, Please take my one hundred Thousand.”

  1. Ciee vince digoda mas-masnya,,, Emang di cirebon kayak gitu vin, rata-rata daerah yang dilalui jalur pantura, oknumnya rada-rada, dan saya yakin itu bukan orang asli Cirebon. Di Semarang juga hampir sama, makanya kenapa pergi ke agen lebih diminati daripada ke terminal.

    Kalau ada uang lebih banyak, mending naek kereta sih, biasanya suka ada tiket walaupun belinya on the spot. Kalau stasiun udah rapih banget, nyaman banget deh, petugasnya jg banyak, beda sama di terminal.

    Oiya, waktu di Cirebon makan empal gentong, ga? Wah kalau engga sayang banget, soalnya itu makanan enak banget. Huahaha (selera sih).

    • kehabisan tiket keretanya jak…udah coba sebelumnya.Online tapi. Nyoba dong,empal gentong ama nasi lengko aku coba juga.Iya mungkin bukan pendusuk asli ya merekanya…nakal.Butuh penertipan tampaknya.

  2. haha… petualangan melelahkan bermandi keringat. aku juga dapat pengalaman konyol ‘terdampar’ di hotel mesum 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: