Gunung Papandayan

P1210316

Rencananya saya bukan ke Papandayan di minggu terakhir menjelang puasa. Rencananya ke Merbabu. Karena satu dua hal dan 3 hal, akhirnya saya tidak bisa ke Papandayan. Dua teman saya dalam kelompok yang berbeda ke Merbabu dan saya tidak bisa ikut, sedikit sedih.Tetapi, mungkin itu cara Tuhan menjaga kesehatan saya juga hahaha. Akhirnya, karena gagal ke Merbabu saya googling saja open trip ke Papandayan. Saya memutuskan mengikuti open trip saja, karena teman-teman saya sudah punya agenda masing-masing. Akhirnya saya memutuskan ke Papadandayan.Saya sudah terbiasa pergi sendiri tanpa teman yang saya kenal dalam kelompok, jadi saya  tidak terlalu kikuk lagi  saat ada di teman-teman yang tidak saya kenal.

Jumat,2 Juni 2016 pukul 23.00 semua peserta berkumpul di Kampung rambutan dan mulai bergerak dari rambutan sekitar pukul 12 an malam. Saya  tidur sepanjang jalan, karena saya sangat kurang tidur sebelumnya. Saya sama sekali tidak terbangun-bangun.saat terbangun tau-tau sudah sampai di Garut. Akhirnya sekitar pukul 07.00 Pagi, Sabtu kami sampai di basecamp Papandayan. repacking dan siap deh naik-naik santai. Pendakian ini cukup santai menurut saya.Baiklah buat tubuh saya yang masih  dalam tahap pemulihan.Papandayan ini luas sekali ya  man teman. Walaupunn gunung ini gunung untuk pemula, tetapi jika ingin dijalani semua mungkin butuh waktu seminggu lebih ya.

Perjalanan pertama dimulai dengan melewati Kawah. Unutk jalur Papandayan sendiri menurut saya  tidak terlalu berat. Cukup ringan lah untuk bisa disebut naik santai. Tetapi cuacanya buat badan saya  keder. Malam digin sekali , tetapi begitu melewati kawah panas sekali.Panas dan dingin buat badan saya keder . Tapi so far baik-baik saja.

Di Papandayan banyak sumber air. warung-warung juga sduah  banyak hehe. Buat para pecinta gunung sepi , gunung ini tidak recomended. Tapi tetap recomendedlah. Abaikan saja keramaiannya. Cari tempat sepinya.

Kita nge camp di area Pondok Saladah.Tetapi tidak di tempat terbukanya, agak masuk ke hutan dikit. Kalau ada yang  mau tektok,sangat bisa. :). Setelah tenda berdiri ya agenda selanjutnyan males-malesan di tenda. Hari masih panjang haha. Menjelang sore saya jalan-jalan keliling keliling pndok saladah dan sekitar hutan mati.

pagi harinya  jam 05 kurang 15 menit , kita bergerak ke Hutan mati . Mau lihat Sunrise. Favorit saya adalah melihat matahari mulai menyembul keluar. Saya selalu suka dengan Sunrise. Walapun kata orang sunrise itu ya seperti-seprti itu saja, tetap saja saya saya selalu suka.

 

Selesai dengan si sunrise , kita mulai bergerak ke tegal alun.

Setelah puas main-main di tegal alun pulang deh. Hm..masih ada tegal panjang yang  pengen dijalani :).

Itu saja ya dulu cerita dari Papandayan . Sampai bertemu dalam cerita yang lain.O ya, walau terknya tidak panjang, karena jalannya bebatuan, baiknya pakai sepatu ya, jangan pakai sendal. kasian kakinya. 🙂

Selamat bermain temans,

Salam

Vince Hutagalung

P1210415

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: